Skip to main content

Bisnis Online Internet Bisa Membuat Mataku Melotot Terus

Bisnis Online Internet Bisa Membuat Mataku Melotot Terus - Gara-gara niat dan keinginan yang besar untuk belajar berbisnis dan menghasilkan uang/ money/ dollar dari media internet, hampir lima bulan ini aku benar-benar harus menguras habis-habisan sebagian energiku untuk di gunakan mataku memelototi monitor.

Bagaimana tidak, untuk memulai bisnis online internet di butuhkan banyak informasi yang harus aku kumpulkan dan aku pelajari nyaris sama dengan orang yang mengenyam bangku sekolah kembali, padahal aku sudah jenuh sudah bosan sudah muak dengan yang namanya sekolah sekolah dan sekolah. Mendengar kata sekolah saja rasanya aku sudah antipati banget.

Untuk mengulas masalah kenapa aku antipati banget terhadap sekolah dan sekolah, nanti akan aku ceritakan lewat posting berikutnya. Yang jelas saat ini aku hanya akan berbagi mengenai bisnis online bisnis online dan bisnis online di internet.

Banyak sekali jenis dan macam bisnis yang ada dan bisa mudah di jumpai di internet. Saking banyaknya mungkin...terus para pelaku bisnis merasa mempunyai saingan berat yaitu dari para bukan pelaku bisnis internet yang mereka-reka cara agar blog atau situsnya bisa terindeks di google dengan membawa dan menamakan situs atau blognya sebagai bisnis internet. Padahal setelah di buka ternyata situs tersebut cuma menyebutkan kata bisnis internet pada salah satu postingnya atau menjadikan bisnis internet sebagai meta tag nya. Pusing nggak tuh para pelaku bisnis internet yang memang secara serius dan berada jalur yang tepat tiba-tiba terindeks pada google justru di rangking bawah. Dan yang lebih pusing lagi adalah aku yang memang masih bau kencur alias masih pemula alias masih awam dalam hal bisnis internet.

Mau nggak mau aku harus memelototkan mataku untuk benar-benar mengetahui dan mempelajari yang mana bisnis internet yang bagus dan yang buruk, mana bisnis yang murni bisnis dan mana yang hanya berkedok bisnis, mana yang merupakan bisnis berpeluang sukses dan mana yang hanya tipu muslihat berkedok bisnis nggak tahunya cuma SCAM, penipu, penjahat iklan saja, dan sebagainya.

Nah saking banyaknya informasi yang aku dapatkan bukannya aku jadi mudah untuk segera memulai bisnis online, tapi yang terjadi justru sebaliknya. Aku malah bingung meskipun satu persatu bisnis online langsung aku praktekkan dengan cara praktis saja atau istilahnya belajar sambil praktek, try dan error, dan hasilnya banyak yang nihill dan error karena ternyata bisnis-bisnis yang ada dan di tawarkan di internet yang aku praktekkan hanya manis dari janji iklan baik lewat email atau lewat jejaring sosial.

Kenapa harus melotot di depan monitor?
- Bisnis online internet terlalu banyak yang menawarkan janji penghasilan mudah dan dahsyat ( meskipun pada prakteknya bohong besar ) tapi itu hanya bisa terjadi secara rumus matematis yang dibuat oleh si pembuat bisnis tersebut. Contoh nyata dalam hal ini adalah bisnis PTC, PPC, dan bisnis lainnya yang mengandalkan sistem refferal ( duplikasi,mengajak orang lain ).
- Banyak situs atau blog yang menawarkan bisnis internet sehingga saking banyaknya sampai bingung membedakan mana yang memang bisnis murni bukan tipu muslihat, dan mana yang hanya bisnis akal-akalan saja. Sedangkan untuk mengetahui bisnis murni di internet itu seperti apa dan yang nggak murnia itu seperti apa saja aku juga masih berada di jalur abu-abu alias masih remang-remang, sama abu-abunya atau remang-remangnya dengan dunia bisnis yang ada di dunia internet.
- Dan masih banyak hal lagi yang aku sendiri juga bingung mau menulis seperti apa lagi tentan bisnis online ini. Pokoknya harus melotot terus di depan monitor komputer jika mau bisnis internet. Swear...itu yang aku alami dan rasakan dan sampai sekarang belum nampak hasil yang memuaskan.

Akhir dari tulisanku ini adalah : bahwa untuk memulai bisnis online internet harus menyiapkan bergelas-gelas kopi dan susu untuk menjaga kondisi badan kita terutama mata kita ( obat tetes mata yang bagus ) agar tetap dalam kondisi fit untuk bisa mencari biaya akses internet di luar bisnis online internet ( maksudnya bekerja )yang memang belum bisa menghasilkan apa-apa pada bulan-bulan pertama, kedua, ketiga dan seterusnya dan seterusnya, kecuali jika bisnis yang mau di ikuti atau mau dibuat adalah bisnis semacam SMUO yang banyak beredar di internet dg tokoh yg itu-itu saja sebagai ikonnya. Dimana bisnis ini menurut saya masih remang-remang antara hitam dan putih, akal-akalan, permainan kata dan kalimat pada iklan-iklannya. Tapi tunggu saja nanti apa kesimpulan saya terhadap bisnis SMUO ini.

Untuk menemukan posting tulisan ini ( ikut-ikutan situs yang menggunakan cara seperti ini untuk menaikkan rangkingnya di search engine, meski aku nggak tahu beresiko di kucilkan oleh pihak google atau nggak ) : bisnis, bisnis online, bisnis internet, online bisnis, internet bisnis, smuo, bisnis smuo, cari di google, cari di yahoo, bisnis melalui facebook, penghasilan, penghasilan online, penghasilan internet, dollar internet.





Baca juga :

Comments

Popular posts from this blog

Catatan Tentang Aku Dan Keakuanku

Catatan Tentang Aku Dan Keakuanku Merasakan hal yang hanya ada dalam pikiran. Antara sebuah kenyataan dan angan yang hanya terpisah oleh sekat yang sangat tipis. Tapi saat sebuah kenyataan itu benar-benar tak seperti harapan, maka buyarlah angan-angan. Mungkin dia pergi hanya untuk sesaat saja, lalu tak lama dia akan kembali lagi menjadi hiasan dan teman hidup sehari-hari. Memasuki dunia angan dan imajinasi bagiku adalah hal yang menyenangkan di saat dunia seolah tak berpihak kepadaku. Mungkin karena aku bukan pemain sandiwara dunia yang baik. Atau mungkin karena aku hanyalah bagian dari sisi dunia yang terpinggirkan, dimana sebenarnya aku sendiri yang sering memposisikan diriku manjadi penonton saja. Bukan pelaku atau pemeran utama. Dunia itu nyata dalam  dimensi ruang dan waktu. Dan aku termasuk satu dari sekian banyak pengisi ruang dan waktu. Aku ada dan nyata. Aku eksis. Aku bisa di lihat, di raba, di dengar suaranya, di sakiti perasaannya karena aku juga punya hati, dibua...

Di antara menunggu dan harap

Menunggu bisa terasa membosankan dan waktu terasa begitu lama.... Semakin terasa membosankan jika aku hanya diam sambil melirik jam tangan... Tapi yg kutunggu adalah jalan rezekiku... Yg kutunggu adalah perpanjangan nafas kehidupanku... Yg kutunggu akan memberikan kado hadiah hasil jerih payahku... Yg kutunggu adalah harapanku... Yg kutunggu adalah pembeli daganganku... Yg kutunggu adalah pemakai jasaku... Dan ku yakinkan agar ku tak bosan menunggu hingga ujung waktu... .... Dalam ku menunggu aku selalu berharap dan selalu berharap... Bukan...bukan menunggu dan diam tanpa berupaya...Sebagai manusia terkadang memang aku di hadapkan pada sebuah persoalan...Mana yg lebih baik dari berbagai pilihan yg terhampar di hadapanku...Kalau semua pun terlihat baik atau kalau yg ada menurutku tidak ada yg baik...Aku tetap harus menjatuhkan sebuah pilihan... ... Dan menunggu jika hanya diam tanpa bisa berbuat apa-apa lagi... Apa dayaku yang hanya memiliki dua tangan, dua kaki, dua mata,...

Hanya Bertahan

Bukan untuk sebuah mimpi yang terindah aku melakukan ini semua. Aku hanya inginkan sebuah hal yang nyata hadir dan ada. Aku bukan seonggok karang yang setiap saat harus menerima hempasan ombak tanpa ada usaha untuk mengelak. Jika memang kenyataan tidak berpihak kepadaku pasti karena aku yang tidak memahami akan roda kehidupan yang sedang berputar tanpa pernah berhenti dan selalu berubah. Tapi aku tak mau menjadi korban dari setiap perubahan yang tanpa arah yang jelas bagi langkah dan jalan yang akan aku tempuh. Biar aku tentukan jalan mana yang akan aku jadikan arah langkahku. Jika kesempurnaan memang bagian dari diriku dalam segala ketidak sempurnaanku maka aku memang benar-benar manusia yang membutuhkan dan di butuhkan. Aku mengalir dan ada dalam alam nyata. Setiap hal yang menghampiriku adalah bagian yang harus dan seharusnya ku hadapi tanpa banyak tanya yang justru akan menyudutkan aku pada satu kondisi bimbang. Padahal hanya di butuhkan sebuah keyakinan yang kuat untuk menjadi ...